Selasa, 04 Mei 2010

Kebiasaan Buruk Yang Merusak Otak

10 kebiasaan yang dapat merusak kerja otak ini saya berikan karena kita kadang tidak mengetahui seberapa pentingkah otak kita, oleh karena itu kita wajib mengetahui hal-hal apa saja yang bisa membuat kerja otak kita terganggu atau kegiatan apa saja yang bisa merusak kerja otak kita,
gambar otak

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain. Bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan.

Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak dan inilah 10 kegiatan yang bisa merusak kerja otak kita

1. Tidak mau sarapan
Banyak orang menyepelekan sarapan, padahal tidak mengkonsumsi makanan di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak.

2. Kebanyakan makan
Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun kita pada menurunnya kekuatan mental.

3. MEROKOK
Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak kita. Bayangkan, otak kita bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya. Tak ayal diwaktu tua kita rawan Alzheimer.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.

5. Polusi udara
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.

6. Kurang tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak justru mati kelelahan.

7. Menutup kepala ketika sedang tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.

8. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak.

9. Kurangnya stimulasi otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.

10. Jarang bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja

Supaya Anak Tidak Ngompol


Sering kita yang punya anak kecil, kerepotan karena ngompol. Nah ini cara yang sudah terbukti oleh orang tua kita yaitu : Dengan mengosok-ngosokkan muka capung ke puser anak kita sambil berniat dan membacakan surat Al-faticha " Ya Allah aku niatkan menggosok-gosokkan capung ini agar anak saya tidak ngompol lagi sebagaimana capung ini, Alfaticha". Selamat mencoba insya Allah berhasil

Senin, 26 April 2010

The Origin of life

EPILOG

Sampai saat ini belum ada seorang ilmuwan pun yang berhasil memecahkan masalah bagaimana asal-usul kehidupan di bumi ini. Banyak teori atau paham-paham yang dikemukakan oleh ilmuwan mengenai masalah tersebut, tetapi semuanya belum dapat memberikan jawaban yang memuaskan.

Sebenarnya sudah sejak zaman Yunani Kuno manusia berusaha memberikan jawaban terhadap masalah asal usul kehidupan tersebut. Namun, jawaban itu umumnya hanya berupa dongeng atau mitos saja. Berikut ini dikemukakan beberapa teori tentang asal usul makhluk hidup.

* TEORI ABIOGENESIS

Tokoh teori Abiogenesis adalah Aristoteles (384-322 SM). Dia adalah seorang filosof dan tokoh ilmu pengetahuan Yunani Kuno. Teori Abiogenesis ini menyatakan bahwa makhluk hidup yang pertama kali menghuni bumi ini berasal dari benda mati.

Sebenarnya Aristoteles mengetahui bahwa telur-telur ikan apabila menetas akan menjadi ikan yang sifatnya sama seperti induknya. Telur-telur tersebut merupakan hasil perkawinan dari induk-induk ikan. Walau demikian, Aristoteles berkeyakinan bahwa ada ikan yang berasal dari Lumpur.

Bagaimana cara terbentuknya makhluk tersebut ? Menurut pengzanut paham abiogenesis, makhluk hidup tersebut terjadi begitu saja atau secara spontan. Oleh sebab itu, paham atau teori abiogenesis ini disebut juga paham generation spontaneae.

Jadi, kalau pengertian abiogenesis dan generation spontanea kita gabungkan, mak pendapat paham tersebut adalah makhluk hidup yang pertama kali di bumi tersebut dari benda mati / tak hidup yang terkjadinya secara spontan, misalnya :

  1. ikan dan katak berasal dari Lumpur.
  2. Cacing berasal dari tanah, dan
  3. Belatung berasal dari daging yang membusuk.

Paham abiogenesis bertahan cukup lama, yaitu semenjak zaman Yunani Kuno (Ratusan Tahun Sebelum Masehi) hingga pertengahan abad ke-17.

Pada pertengahan abad ke-17, Antonie Van Leeuwenhoek menemukan mikroskop sederhana yang dapat digunakan untuk mengamati benda-benda aneh yang amat kecil yang terdapat pada setetes air rendaman jerami. Oleh para pendukung paham abiogenesis, hasil pengamatan Antonie Van Leeuwenhoek ini seolah-olah memperkuat pendapat mereka

* TEORI BIOGENESIS

Walaupun telah bertahan selama ratusan tahun, tidak semua orang membenarkan paham abiogenesis. Orang –orang yang ragu terhadap kebenaran paham abiogenesis tersebut terus mengadakan penelitian memecahkan masalah tentang asal usul kehidupan. Orang-orang yang tidak puas terhadap pandangan Abiogenesis itu antara lain Francesco Redi (Italia, 1626-1799), dan Lazzaro Spallanzani ( Italia, 1729-1799), dan Louis Pasteur (Prancis, 1822-1895). Beredasarkan hasil penelitian dari tokoh-tokoh ini, akhirnya paham Abiogenesis / generation spontanea menjadi pudar karena paham tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

a) Percobaan Francesco Redi ( 1626-1697)

Untuk menjawab keragu-raguannya terhadap paham abiogenesis, Francesco Redi mengadakan percobaan. Pada percobaannya Redi menggunakan bahan tiga kerat daging dan tiga toples. Percobaan Redi selengkapnya adalah sebagai berikut :

· Stoples I : diisi dengan sekerat daging, ditutup rapat-rapat.

· Stoples II :diisi dengan sekerat daging, dan dibiarkan tetap terbuka.

· Stoples III : disi dengan sekerat daging, dibiarkan tetap terbuka.

Selanjutnya ketiga stoples tersebut diletakkan pada tempat yang aman. Setelah beberapa hari, keadaan daging dalam ketiga stoples tersebut diamati.

Danhasilnya sebagai berikut:

· Stoples I : daging tidak busuk dan pada daging ini tidak ditemukan jentik / larva atau belatung lalat.

· Stoples II : daging tampak membusuk dan didalamnya ditemukan banyak larva atau belatung lalat.

Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Francesco redi menyimpulkan bahwa larva atau belatung yang terdapat dalam daging busuk di stoples II dan III bukan terbentuk dari daging yang membusuk, tetapi berasal dari telur lalat yang ditinggal pada daging ini ketika lalat tersebut hinggap disitu. Hal ini akan lebih jelas lagi, apabila melihat keadaan pada stoples II, yang tertutup kain kasa. Pada kain kasa penutupnya ditemukan lebih banyak belatung, tetapi pada dagingnya yang membusuk belatung relative sedikit.

B) percobaan Lazzaro Spallanzani ( 1729-1799)

Seperti halnya Francesco Redi, Spallanzani juga menyangsikan kebenaran paham abiogeensis. Oleh karena itu, dia mengadakan percobaan yang pada prinsipnya sama dengan percobaan Francesco Redi, tetapi langkah percobaan Spallanzani lebih sempurna.

Sebagai bahan percobaannya, Spallanzani menggunakan air kaldu atau air rebusan daging dan dua buah labu. Adapun percoban yang yang dilakukan Spallanzani selengkapnya adalah sebagai berikut :

· Labu I : diisi air 70 cc air kaldu, kemudian dipanaskan 15oC selama beberapa menit dan dibiarkan tetap terbuka.

· Labu II : diisi 70 cc air kaldu, ditutup rapat-rapat dengan sumbat gabus. Pada daerah pertemuan antara gabus dengan mulut labu diolesi paraffin cair agar rapat benar. Selanjutnya, labu dipanaskan.selanjutnay, labu I dan II didinginkan. Setelah dingin keduanya diletakkan pada tempat terbuka yang bebas dari gangguan hewan dan orang. Setelah lebih kurang satu minggu, diadakan pengamatan terhadap keadaan air kaldu pada kedua labu tersebut.

Hasil percobaannya adalah sebagai berikut :

· Labu I : air kaldu mengalami perubahan, yaitu airnya menjadi bertambah keruh dan baunya menjadi tidak enak. Setelah diteliti ternyata air kaldu pada labu I ini banyak mengandung mikroba.

· Labu II : air kaldu labu ini tidak mengalami perubahan, artinya tetap jernih seperti semula, baunya juga tetap serta tidak mengandung mikroba. Tetapi, apabila labu ini dibiarkan terbuka lebih lama lagi, ternyata juga banyak mengandung mikroba, airnya berubah menjadi lebih keruh serta baunya tidak enak (busuk).

Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Lazzaro Spallanzani menyimpulkan bahwa mikroba yang ada didalam kaldu tersebut bukan berasal dari air kaldu (benda mati), tetapi berasal dari kehidupan diudara. Jadi, adanya pembusukan karena telah terjadi kontaminasi mikroba darimudara ke dalam air kaldu tersebut.

Pendukung paham Abiogenesis menyatakan keberatan terhadap hasil eksperimen Lazzaro Spallanzani tersebut. M,enurut mereka untuk terbentuknya mikroba (makhluk hidup) dalam air kaldu diperlukan udara. Dengan pengaruh udara tersebut terjadilah generation spontanea.

c) Percobaan Louis Pasteur (1822-1895)

Dalam menjawab keraguannya terhadap paham abiogenesis. Pasteur melaksanakan percobaan untuk menyempurnakan percobaan Lazzaro Spallanzani. Dalam percobaanya, Pasteur menggunakan bahan air kaldu dengan alat labu. Langkah-langkah percobaan Pasteur selengkapnya adalah sebagai berikut :

· Langkah I : labu disi 70 cc air kaldu, kemudian ditutup rapat-rapat dengan gabus. Celah antara gabus dengan mulut labu diolesi dengan paraffin cair. Setelah itu pada gabus tersebut dipasang pipa kaca berbentuk leher angsa. Lalu, labu dipanaskan atau disterilkan.

· Langkah II : selanjutnya labu didinginkan dan diletakkan ditempat yang aman. Setelah beberapa hari, keadaan air kaldu diamati. Ternyata air kaldu tersebut tetep jernih dan tidak mengandung mikroorganisme.

· Langkah III : labu yang air kaldu didalamnya tetap jernih dimiringkan sampai air kaldu didalamnya mengalir kepermukaan pipa hingga bersentuhan dengan udara. Setelah itu labu diletakkan kembali pada tempat yang aman selama beberapa hari. Kemudian keadaan air kaldu diamati lagi. Ternyata air kaldu didalam labu meanjadi busuk dan banyak mengandung mikroorganisme.

Melaui pemanasan terhadap perangkat percobaanya, seluruh mikroorganisme yang terdapat dalam air kaldu akan mati. Disamping itu, akibat lain dari pemanasan adalah terbentuknya uap air pada pipa kaca berbentuk leher angsa. Apabila perangkat percobaan tersebut didinginkan, maka air pada pipa akan mengembun dan menutup lubang pipa tepat pada bagian yang berbentuk leher. Hal ini akan menyebabkan terhambatnya mikroorganisme yang bergentayangan diudara untuk masuk kedalam labu. Inilah yang menyebabkan tetap jernihnya air kaldu pada labu tadi.

Pada saat sebelum pemanasan, udara bebas tetap dapat berhubungan dengan ruangan dalam labu. Mikroorganisme yang masuk bersama udara akan mati pada saat pemanasan air kaldu.

Setelah labu dimiringkan hingga air kaldu sampai kepern\mukan pipa, air kaldu itu akan bersentuhan dengan udara bebas. Disini terjadilah kontaminasi mikroorganisme. Ketika labu dikembalikan keposisi semula (tegak), mikroorganisme tadi ikut terbawa masuk. Sehingga, setelah labu dibiarkan beberapa beberapa waktu air kaldu menjadi akeruh, karena adanya pembusukan oleh mikrooranisme tersebut. Dengan demikian terbuktilah ketidak benaran paham Abiogenesis atau generation spontanea, yangmenyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang terjadi secara spontan.

Berdasarkan hasil percobaan Redi, Spallanzani, dan Pasteur tersebut, maka tumbanglah paham Abiogenesis, dan munculah paham/teori baru tentang asal usul makhluk hidup yang dikenal dengan teori Biogenesis. Teori itu menyatakan :

  1. omne vivum ex ovo = setiap makkhluk hidup berasal dari telur.
  2. Omne ovum ex vivo = setiap telur berasal dari makhluk hidup, dan
  3. Omne vivum ex vivo = setiap makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya.

Walaupun Louis Pasteur dengan percobaannya telah berhasil menumbangkan paham Abiogenesis atau generation spontanea dan sekaligus mengukuhkan paham Biogenesis, belum berarti bahwa masalah bagaimana terbentuknya makhluk hidup yang pertama kali terjawab.

Disamping teori Abiogenesis dan Biogenesis, masih ada lagi beberapa teori tentang asal usul kehidupan yang dikembangkan pleh beberapa Ilmuwan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Teori kreasi khas, yang menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh zat supranatural (Ghaib) pada saat yang istimewa.
  2. Teori Kosmozoan, yang menyatakan bahwa kehidupan yang ada di planet ini berasal dari mana saja.
  3. Teori Evolusi Kimia, yang menyatakan bahwa kehidupan didunia ini muncul berdasarkan hukum Fisika Kimia.
  4. Teori Keadaan Mantap, menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal usul.

TEORI EVOLUSI KIMIA

Ketidakpuasan para Ilmuwan terhadap apa yang dikemukakan para tokoh teori Abiogenesis maupun Biogenesis mendorong para Ilmuwan lain untuk terus mengadakan penelitian tentang asal usul kehidupan. Antara pakar-pakar tersebut antara lain :

Harold Urey, Stanley Miller, dan A.I.Oparin. mereka berpendapat bahwa organisme terbentuk pertama kali di bumi ini berupa makhluk bersel satu. Selanjutnya makhluk tersebut mengalami evolusi menjadi berbagai jenis makhluk hidup seperti Protozoa, Porifera, Coelenterata, Mollusca, dan lain-lain.

Para pakar biologi, astronomi, dan geologi sepakat, bahwa planet bumi ini terbentuk kira-kira antara 4,5-5 miliar tahun yang lalu. Keadaan pada saat awal terbentuknya sangat berbeda denagn keadaan pada saat ini. Pada saat itu suhu planet bumi diperkirakan 4.000-8.000oC. pada saat mulai mendingin, senyawa karbon beserta abeberapa unsur logam mengembun membentuk inti bumi, sedangkan permukaannya tetap gersang, tandus, dan tidak datar. Karena adanya kegiatan vulkanik, permukaan bumi yang masih lunak tersebut bergerak dan berkerut terus menerus. Ketika mendingin, kulit bumi tampak melipat-lipat dan pecah.

Pada saat itu, kondisi atmosfer bumi juga berbeda denagn kondisi saat ini. Gas-gas ringan seperti Hidrogen (H2), Nitrogen (N2), Oksigen (O2), Helium (He), dan Argon (Ar) lepas meninggalkan bumi akrena gaya gravitasi bumi tidak mampu manahannya. Dia atmosfer juga terbentuk senaywa-senyawa sederhana yang mengandung unsure-unsur tersebut, seperti uap air (H2O), Amonia (NH3), Metan (CH4), dan Karbondioksida (CO2). Senyawa sederhana tersebut tetap berbentuk uap dan tertahan dilapisan atas atmosfer. Ketuika suhu atmosfer turun sekitar 100oC terjadilah hujan air mendidih. Peristiwa ini berlangsung selama ribuan tahun. Dalam keadaan semacam ini pasti bumi saat itu belum dihuni kehidupan. Namun, kondisi semacam itu memungkinkan berlangsungnya reaksi kimia, karena teredianya zat (materi) dan energi yang berlimpah.

Timbul pertanyaan, bagaimana proses terjadinya kehidupan dibumi ini ? Pwertanyaan inilah yang mendorong beberapa Ilmuwan untuk mengemukakan pendapat serta melakukan experiment. Di antara Ilmuwan tersebut antara lain Harold Urey dan Stanley Miller.

A) Teori Evolusi Kimia Menurut Harold Urey (1893)

Harold Urey adalah ahli Kimia berkebangsaan Amerika Serikat. Dia menyatakan bahwa pada suatu saat atmosfer bumi kaya akan molekul zat seperti Metana (CH4), Uap air (H2O), Amonia(NH2), dan karbon dioksida (CO2) yang semuanya berbentuk uap. Karena adanya pengaruh energi radiasi sinar kiosmis serta aliran listrik halilintar terjadilah reaksi diantara zat-zat tersebut menghasilkan zat-zat hidup. Teori evolusi Kimia dari Urey tersebut biasa dikenal dengan teori Urey.

Menurut Urey, zat hidup yang pertama kali terbentuk mempunyai susunan menyerupai virus saat ini. Zat hidup tersebut selama berjuta-juta tahun mengalami perkembangan menjadi berbagai jenis makhluk hidup. Menurut Urey, terbentuknya makhluk hidup dari berbagai molekul zat di atmosfer tersebut didukung kondisi sebagai berikut :

a) kondisi 1 : tersedianya molekul-molekul Metana, Amonia, Uap air, dan hydrogen yang sangat banyak di atmosfer bumi

b) kondisi 2 : adanya bantuan energi yang timbul dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar kosmis yang menyebabkan zat-zat tersebut bereaksi membentuk molekul zat yang lebih besar,

c) kondisi 3 : terbentuknya zat hidup yang paling secerhana yang susunan kimianay dapat disamakan dengan susunan kimia virus, dan

d) kondisi 4 : dalam jangka waktu yang lama (berjuta-juta tahun), zat idup yang terbentuk tadi berkembang menjadi seejnis organisme (makhluk hidup yang lebih kompleks).

B) Eksperimen Stanley Miller

Miller adalah murid Harold Urey yang juga tertarik terhadap masalah asal usul kehidupan. Didasarkan informasi tentang keadaan planet bumi saat awal terbentuknya, yakni tentang keadaan suhu, gas-gas yang terdapat pada atmosfer waktu itu, dia mendesain model alat laboratorium sederhana yang dapat digunakan untuk membuktikan hipotesis Harold Urey.

Kedalam alat yang diciptakannya, Miller memasukan gas Hidrogen, Metana, Amonia, dan Air. Alat tersebut juaga dipanasi selama seminggu, sehingga gas-gas tersebut dapat bercampur didalamnya. Sebagai pengganti energi aliran listrik halilintar, Miller mengaliri perangkat alat tersebut dengan loncatan listrik bertegangan tinggi. Adanya aliran listrik bertegangan tinggi tersebut menyebabkan gas-gas dalam alat Miller bereaksi membentuk suatu zat baru. Kedalam perangkat juga dilakukan pendingin, sehingga gas-gas hasil reaksi dapat mengembun.

Pada akhir minggu, hasil pemeriksaan terhadap air yang tertampung dalam perangkap embun dianalisis secar kosmografi. Ternyata air tersebut mengandung senyawa organic sederhana, seperti asam amino, adenine, dan gula sederhana seperti ribose. Eksperimen Miller ini dicoba beberapa pakar lain, ternyata hasilnya sama. Bila dalam perangkat eksperimen tersebut dimasukkan senyawa fosfat, ternyata zat-zat yang dihasilkan mengandung ATP, yakni suatu senyawa yang berkaitan dengan transfer energi dalam kehidupan. Lembaga penelitian lain, dalam penelitiannya menghasilkan senyawa-senyawa nukleotida.

Nukleotida adalah suatu senyawa penyusun utama ADN (Asam Deoksiribose Nukleat) dan ARN (Asam Ribose Nukleat), yaitu senaywa khas dalam inti sel yang mengendalikan aktivitas sel dan pewarisan sifat.

Eksperimen Miller dapat memberikan petunjuk bahwa satuan- satuan kompleks didalam sistem kehidupan seperti Lipida, Karbohidrat, Asam Amino, Protein, Mukleotida dan lain-lainnya dapat terbentuk dalam kondisi abiotik. Teori yang terus berulang kali diuji ini diterima para ilmuwan secara luas. Namun, hingga kini masalah utama tentang asal-usul kehidupan tetap merupakan rahasia alam yang belum terjawab. Hasil yang mereka buktikan barulah mengetahui terbentuknya senyawa organik secara bertahap, yakni dimulai dari bereaksinya gas-gas diatmosfer purba dengan energi listrik halilintar. Selanjutnya semua senyawa tersebut bereaksi membentuk senyawa yang lebih kompleks dan terkurung dilautan. Akhirnya membentuk senyawa yang merupakan komponen sel.

TEOI EVOLUSI BIOLOGI

Alexander Oparin adalah Ilmuwan Rusia. Didalam bukunya yang berjudul The Origin of Life(Asal Usul Kehidupan). Oparin menyatakan bahwa paad suatu ketika atmosfer bumi kaya akan senyawa uap air, CO2, CH4, NH3, dan Hidrogen. Karena adanya energi radiasi benda-benda angkasa yang amat kaut, seperti sinar Ultraviolet, memungkinkan senyawa-senyawa sederhana tersebut membentuk senyawa organik atau senyawa hidrokarbon yang lebih kompleks. Proses reaksi tersebut berlangsung dilautan.

Senyawa kompleks yang mula-mula terbentuk diperkirakan senyawa aseperti Alkohol (H2H5OH), dan senyawa asam amino yang paling sederhana. Selama berjuta-juta tahun, senyawa sederhana tersebut bereaksi membentuk senyawa yang lebih kompleks, Gliserin, Asam organik, Purin dan Pirimidin. Senyawa kompleks tersebut merupakan bahan pembentuk sel.

Menurut Oparin senyawa kompleks tersebut sangat berlimpah dilautan maupun di permukaan daratan. Adanya energi yang berlimpah, misalnya sinar Ultraviolet, dalam jangka waktu yang amat panjang memungkinkan lautan menjadi timbunan senyawa organik yang merupakan sop purba atau Sop Primordial.

Senyawa kompleks yang tertimbun membentuk sop purba di lautan tersebut selanjutnya berkembang sehingga memiliki kemampuan dan sifat sebagai berikut :

A. memiliki sejenis membran yang mampu memisahkan ikatan-ikatan kompleks yang terbentuk dengan molekul-molekul organik yang terdapat disekelilingnya;

B. memiliki kemampuan untuk menyerap dan mengeluarkan molekil-molekul dari dan ke sekelilingnya;

C. memiliki kemampuan untuk memanfaatkan molekul-molekul yang diserap sesuai denagn pola-pola ikatan didalamnya;

D. mempunyai kemampuan untuk memisahkan bagian-bagian dari ikatan-ikatannya. Kemampuan semacam ini oleh para ahli dianggap sebagai kemampuan untuk berkembang biak yang pertama kali.

Senyawa kompleks dengan sifat-sifat tersebut diduga sebagai kehidupan yang pertamakali terbentuk. Jadi senyawa kompleks yang merupakan perkembangan dari sop purba tersebut telah memiliki sifat-sifat hidup seperti nutrisi, ekskresi, mampu mengadan metabolisme, dan mempunayi kemampuan memperbanyak diri atau reproduksi.

Walaupun dengan adanya senyawa-senyawa sederhana serta energi yang berlimpah sehingga dilautan berlimpah senyawa organik yang lebih kompleks, namun Oparin mengalami kesulitan untuk menjelaskan mengenai mekanisme transformasi dari molekul-molekul protein sebagai abenda tak hidup kebenda hidup. Bagaimana senyawa-senyawa organik sop purba tersebut dapat memiliki kemampuan seperti tersebut diatas ? Oparin menjelaskan sebagai berikut :

Protein sebagai senyawa yang bersifat Zwittwer Ion, dapat membentuk kompleks koloid hidrofil (menyerap air), sehingga molekul protein tersebut dibungkus oleh molekul air. Gumpalan senyawa kompleks tersebut dapat lepas dari cairan dimana dia berada dan membentuk emulsi. Penggabunagn struktur emulsi ini akan menghasilkan koloid yang terpiah dari fase cair dan membentuk timbuna gumpalan atau Koaservat.

Timbunan Koaservat yang kaya berbagai kompleks organik tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran substansi dengan lingkungannya. Di samping itu secara selektif gumpalan Koaservat tersebut memusatkan senyawa-senyawa lain kedalamnya terutama Kristaloid. Komposisi gumpalan koloid tersebut bergantung kepada komposisi mediumnay. Denagndemikian, perbedaan komposisi medium akan menyebabkan timbulnya variasi pada komposisi sop purba. Variasi komposisi sop purba diberbagai areal akan mengarah kepada terbentuknya komposisi kimia Koaservat yang merupakan penyedia bahan mentah untuk proses biokimia.

Tahap selanjutnya substansi didalam Koaservat membentuk enzim. Di sekeliling perbatasan antara Koaservat dengan lingkungannya terjadi penjajaran molekul-molekul Lipida dan protein sehingga terbentuklah selaput sel primitif. Terbentuknya selaput sel primitif ini memungkinkan memberikan stabilitas pada koaservat. Dengan demikian, kerjasama antara molekul-molekul yang telah ada sebelumnya yang dapat mereplikasi diri kedalam koaservat dan penagturan kembali Koaservat yang terbungkus lipida amat mungkin akan mnghasilkan sel primitif.

Kemampuan koaservat untuk menyerap zat-zat dari medium memungkinkan bertambah besarnya ukuran koaservat. Kemungkinan selanjutnya memungkinkan terbentuknya organisme Heterotropik yang mampu mereplikasi diri dan mendapatkan bahan makanan dari sop Primordial yang kaya akan zat-zat organik.

Teori evolusi biologi ini banyak diterima oleh paar Ilmuwan. Namun, tidak sedikit Ilmuwan yang membantah tentang interaksi molekul secara acak yang dapat menjadi awal terbentuknya organisme hidup.

Teori evolusi kimia dan teori evolusi biologi banyak pendukungnya, namun baru teori evolusi kimia yang telah dibuktikan secara eksperimental, sedangkan teori evolusi biologi belum ada yang menguji secara eksperimental.

Seandainya apa yang dikemukakan dua teori tersebut benar, tetapi belum mampu menjelaskan bagaimana dan dari mana kehidupan diplanet bumi ini pertama kali muncul. Yang perlu diingat adalah bahwa kehidupan adalah tidak hanya menyangkut masalah replikas; (penggandaan diri) atau masalah kehidupan biologis saja, tetapi juga menyangkut masalah kehidupan rohani. Tentang teori asal usul kehidupan yang menyatakan organisme pertamakali terbentuk dilautan bisa dipahami dari sudut biologi, karena molekul-molekul organik yang merupakan sop purba itu tertumpuk dilaut.

Rabu, 14 April 2010

Perjalanan Science Membuka “Pikiran” Tuhan

Pada tahun 1633 seorang astronom berusia lanjut asal italia, Galileo Galilei, dibawa ke hadapan pengadilan roma, diadili, dituduh murtad, dan dihukum menghabiskan sisa hidupnya di penjara.
Kejahatan Galileo? Ia menerapkan gagasan, yang seabad sebelumnya telah dikemukakan astronom besar Katolik, Nicolaus Copernicus, bahwa bumi bukanlah pusat tata surya. Malah sebaliknya, kata Galileo, mataharilah yang berada di pusat, dan bumi hanyalah salah satu dari banyak planet yang berputar megelilinginya.
Gagasan ini dianggap berlawanan dengan posisi yang diambil dari Kitab Suci. Galileo dipaksa mengingkari pandangannya di depan publik, dan bukunya yang berisi gagasan yang dianggap menyerang itu, “Dialogue Concerning the Two Chief World Systems”, dilarang.
Namun, pandangan Galileo bertahan, dan percobaan-percobaan yang teliti serta model-model matematika yang ia gunakan dalam penelitiannya untuk memaham ialam menjadi landasan bagi semua perkembangan ilmu modern berikutnya. Tiga abad kemudian, seorang fissikawan Jerman, Albert Einsten, menyebut Galileo sebagai “Bapak Sains Modern”.
Lebih dari seribu tahun sebelum Galileo, sains lebih tertarik menciptakan penjabaran yang memuaskan tentang realitas daripada mencoba melihat apakah penjabaran itu bias didukung bukti. Namun, setelah Copernicus dan Galileo, para ilmuwan mulai bersemangat mencari bukti-bukti empiris. Percobaan-percobaan pikiran member jalan bagi percobaan-percobaan fisik yang sesungguhnya, misalnya percobaan Galileo yang terkenal ketika ia menjatuhkan dua benda dari Menara Miring Pisa untuk menguji teori Aristoteles: bahwa benda yang lebih berat jatuh lebih cepat daripada benda yang lebih ringan. (Ternyata tidak begitu)
Sejak masa Galileo, pengamatan cermat para ilmuwan telah menyumbang sebuah gambaran dunia yang mirip sebuah jam mekanis yang besar. Para ilmuwan tidak banyak menggunakan gagasan-gagasan, seperti jiwa, roh atau kesadaran. Seorang filsuf dan Ahli matematika Prancis, Rene Descartes, seorang Galileo kontemporer yang pada masa kini dianggap sebagai “Bapak Filsafat Modern”, menyatakan bahwa cara terbaik memahami dunia bekerja adalah membagi eksistensi menjadi dua bagian: dunia objektif atau material, yang diatur menurut prinsip=prinsip ilmu pengetahuan, dan dunia subjektif pikiran dan jiwa, yang menjadi urusan gereja.
Descartes terutama terkenal dengan pernyataan, “aku berpikir, maka aku ada”. Namun, sebenarnya, bagian berpikir dari pernyataan itu membingungkan Descartes, dan sama membingungkannya bagi para ilmuwan berabad-abad kemudian. Bagaimana pikiran bekerja? Dari mana pikiran-pikiran kita dating? Bagaimana bagian-bagian materi fisik otak menghasilkan kesadaran? Sebagaimana dikatakan seorang fisikawan modern, John Hagelin, “Ada masalah filosofis yang mendalam tentang bagaimana Anda mendapatkan kesadaran dari seonggok daging”.
Tanpa terpengaruh pembagian realitas murni dari Descartes, akal sehat mengatakan bahwa entah bagaimana, pikiran=pikiran kita haruslah berhubungan dengan semua eksistensi lainnya. Namun, bagaimana persisnya? Jawaban-jawaban terhadap pernyataan-pernyataan ini membuka sebuah dunia baru yang sangat luas tentang kemungkinan apa yang bias kita capai dalam hidup kita, dan ini adalah bagian pokok dari buku The Answer ini.
SEBUAH DUNIA DI DALAM ATOM
Pada berbagai generasi setelah Galileo dan Descartes, Sir Isaac Newton menjelajah lebih jauh gagasan alam-sebagai-mesin, ia merinci hukum-hukum pasti yang mengatur kerja mesin itu. Semua fisika klasik, dan sebenarnya semua ilmu pengetahuan modern, telah dibangun di atas landasan yang diciptakan Newton, yang menjabarkan semesta sebagai ruang tiga dimensi yang kosong, tempat benda-benda fisik bergerak sesuai hukum-hukum yang pasti. Hukum-hukum gerak ini memungkinkan kemajuan teknologi modern, mulai dari mesin uap sederhana sampai ke wahana angkasa yang telah menganalisis contoh tanah dari mars.
Apa yang telah kita capai dengan menerapkan hukum-hukum Newton memang sungguh menakjubkan. Namun, akhirnya para ilmuwan mencapai batas dari pandangan dunia ala Newton. Ketika perangkat mereka semakin canggih, penjelajahan mereka ke dalam dunia fisik membawa mereka ke inti atom, yang terbukti memiliki sifat realitas yang sangat berbeda dengan segala sesuatu yang pernah dibayangkan Descartes atau Newton.
Pada awal abad kedua puluh, pandangan mekanistik yang teratur dan objektif tentang dunia mulai rontok. Dengan penemuan radioaktif pada akhir 1890-an, para ilmuwan mulai melihat ke dalam dunia di dalam inti atom, dan mereka terkejut menemukan bahwa di tingkat subatom, dunia fisik sama sekali tidak berperilaku seperti yang seharusnya menurut Newton. Malah sebenarnya, ternyata “atom” itu sendiri hanyalah sejenis ilusi: Semakin dekat ilmuwan melihat, semakin tidak tampak atom itu di sana.
Berasal dari Yunani kuno, kata atom berarti “unit yang tidak terbagi”. Selama abad kesembilan belas, para ilmuwan percaya bahwa seluruh semesta fisik kita terdiri atas partikel-partikel elementer ini. Namun, radioaktivitas menunjukkan bahwa ternyata atom bias dibagi-malah sebenarnya terdapat sebuah dunia baru terhadap fenomena di dalam aton, menunggu dijelajah, diukur dan dijabarkan. Ketika visi kita tentang atom terbelah, landasan fisika klasik juga turut terbelah bersamanya. Pandangan kita tentang cara dunia bekerja berada dalam suatu perubahan yang radikal.
SEGALA SESUATU ADALAH ENERGI
Ketika kita mengucapkan nama Albert Einstein, apa yang muncul di benak? Mungkin anda mengingat rambut putihnya yang lebat, atau gambar fisikawan itu yang sedang menjulurkan lidahnya. Atau mungkin anda hanya berpikir kata “jenius”. Namun, apapun gambaran yang anda miliki tentang dia, mungkin Anda juga akan memunculkan rumus “E=MC^2”. Mengapa persamaan matematika untuk sebuah teori modern ini begitu termasyur sehingga orang yang bukan ilmuwan pun segera mengenalinya ? Karena dengan persamaan yang sederhana ini, “Energi sama dengan massa dikali kecepatan cahaya pangkat dua,” Einstein meruntuhkan pemikiran yang sudah berusia berabad-abad, dan secara radikal mengubah pandangan kita tentang cara dunia bekerja. Dalam upayanya menjelaskan perilaku cahaya yang membingungkan, Einstein menemukan bahwa satu-satunya jalan keluar yang memungkinkan adalah berhenti memandang dalam kerangka kerja murni fisika Newton. Sebaliknya, ia memperkenalkan gambarannya sendiri tentang cara dunia bekerja: Teori Relativitas. Salah satu alasan mengapa gagasan Einstein begitu mengubah adalah karena untuk pertama kalinya, gagasan ini menjelaskan bagaimana energy dan materi bukan saja berkaitan, tetapi keduanya dapat diubah secara bolak-balik. Ditemukan sebuah lubang terobosan pada dinding yang selama ini memisahkan dunia materi dan energy. Sekarang, fisika klasik Newton yang serba pasti akan terpaksa menyingkir dan member ruang bagi dunia yang aneh, tidak lazim, nyaris tak terbayangkan dari fisika kuantum.
Fisika kuantum adalah kajian tentang cara dunia bekerja pada skala terkecil, di tingkat yang jauh lebih kecil dari atom. Ketika para ilmuwan mempelajari sifat realitas pada skala yang semakin kecil, sesuatu yang aneh mulai terjadi: Semakin dalam kita memasuki realitas, semakin tampak melarut dari pandangan. Pencarian akan partikel materi yang terkecil malah menghasilkan paket-paket energy yang kecil, jelas tetapi elusive, yang oleh para fisikawan disebut “kuanta”.
Terobosan Einstein berujung pada: Segala sesuatu adalah Energi. Sebuah batu, sebuah planet, segelas air, tangan Anda, segala sesuatu yang bias Anda sentuh, cicip, atau cium –semuanya terbuat dari molekul-molekul, yang terbuat dari atom-atom, yang terbuat dari proton, electron, dan neutron, yang terbuat dari bukan apa-apa kecuali paket-paket energy yang bergetar.
Di sinlah fisika kuantum bersilangan dengan apa yang saya temukan dalam kotak karton saya. Apa yang ditemukan para fisikawan berkaitan dengan bagaimana Anda akan menciptakan hidup impian Anda dengan membangun bisnis impian Anda. Karena sekali kita tahu bahwa segala sesuatu adalah energy –tidak ada perbedaan mutlak antara materi dan energi- batas antara dunia fisik dan dunia pikiran kita juga mulai menghilang.
MEMBACA PIKIRAN TUHAN
Dalam beberapa decade setelahh teori relativitas milik Einstein, fisika kuantum yang baru mulai mengungkapkan beberapa hal yang sangat aneh. Paket-paket energy yang sangat kecil, yang dikenal sebagai kuanta menunjukkan bebeapa perilaku yang ganjil, termasuk kemampuan saling mempengaruhi yang tidak bias dijelaskan, sebuah sifat yang disebut “Ketertautan”.
Dalam bukunya “Science and the Akashic Field”, fisikawan Ervin Laszlo menjelaskan sederet percobaan yang dilakukan ahli penguji kebohongan, Cleve Backster. Backster mengambil beberapa sel darah putih dari mulut subjeknya dan membiakkannya dalam tabung uji. Kemudian ia memindahkan biakan itu ke lokasi yang jauh, lebih dari sebelas kilometer jauhnya. Ia memasang alat penguji kebohongan pada biakan, kemudian melakukan sederet percobaan pada subjeknya.
Pada salah satu percobaanya, ia menunjukkan kepada subjeknya sebuah program televise yang menggambarkan serangan Jepang ke Pearl Harbor pada tahun 1941. Pria ini adalah mantan penembak angkatan laut ynag benar-benar pernah berada di Pearl Harbor selama serangan itu. Ketika wajah seorang penembak angkatan laut muncul di layar, wajah pria itu memperlihatkan sebuah reaksi emosinal- dan saat itu juga, jarum penguji kebohongan yang berlokasi lebih dari sebelas kilometer itu melonjak, persis sebagaimana jarum itu akan melonjak jika dipasang pada pria itu sendiri, bukan pada tabung uji dari biakan sel-sel darah putihnya.
Percobaan-percobaan berikutnya dilkukan dengan mengubah situasi dan menambah jarak sampai lusinan bahkan ratusan kilometer, dengan hasil menakjubkan yang sama.
Bagaimana hal ini mungkin terjadi Dalam bahasa fisika kuantum, partikel-partikel tubuh penembak ini masih berhubungan atau “bertautan” satu sama lain, dan terlepas seberapa jauh ruang yang memisahkan mereka, mereka akan terus saling mempengaruhi. Malah sebenarnya, tampaknya efek ini terjadi pada kecepatan yang lebih cepat daripada kecepatan cahaya, dan ini melanggar salah satu hukum dasar Einstein.
Para ilmuwan menyebut kapasitas hubungan yang instan ini sebagai “nonlokalitas”. Einstein mempunyai sebuah istilah yang tidak terlalu teknis untuk hal ini. Ia menyebutnya “Aksi yang menyeramkan di kejauhan”.
Lalu apakah kekuatan ini? Mungkinkah kekuatan ini adalah sesuatu yang lebih mendasar dari pada energy ? yang kita cari adalah sebuah kekuatan utama ynag bias menyatukan segala jenis energy yang kita kenal. Pencarian akan sebuah persamaan matematika tunggal yang bias bertanggung jawab untuk perilaku semua daya yang dikenal di semesta –sebuah teori dasar yang menyatukan, “teori segala hal” / “theory of everything”- telah menjadi pencarian “cawan suci” ilmu pengetahuan. Beberapa ahli astrofisika yang terkemuka, seperti Stephen Hawking, mengatakan bahwa ketika kita bisa menemukan teori segala hal ini, kita akan mengetahui pikiran Tuhan (dalam metafora)
PENEMUAN YANG SANGAT ANEH: PIKIRAN MEMPENGARUHI MATERI
Selama dua puluh tahun karya radikal Einstein, terjadi sebuah revolusi lain dalam pandangan dunia, yang sama revolusionernya dengan karya Einstein. Ini dimulai dengan adanya pionir terdahulu dunia kuantum, seorang fisikawan Denmark, Niels Bohr, dan muridnya, Werner Heisenberg.
Bohr dan Heisenberg mempelajari perilaku yang mebingungkan dari partikel-partikel subatom dan mengenali bahwa sekali Anda memandang ke kedalaman inti atom, “partikel-partikel yang tidak terbagi” ini sama sekali tidak mirip dengan minatur tata surya yang teratur, yang terdiri atas bola-bola biliar yang kita duga, tetapi sesuatu yang jauh lebih berantakan. Partikel-partikel ini mirip dengna paket-paket kecil dari kemungkinan (probabilitas)
Setiap partikel subatom tampaknya bukan hadir sebagai “benda/thing” yang padat dan stabil, tetapi sebagi potensi segala jenis kemungkinan dirinya. Prinsip ketidakpastian Heisenberg menyatakan bahwa mustahil mengukur semua sifat sebuah partikel subatom sekaligus. Misalnya jika anda mencatat informasi tentang lokasi sebuah proton, anda tidak dapat memastikan kecepatannya atau arah luncurnya. Sebaliknya, jika anda bisa menemukan kecepataannya, Anda tidak bisa menemukan lokasinya.
Karya Bohr dan Heisenberg memunculkan pengertian bahwa di tingkat yang paling mendasar, materi fisik belum menjadi apa pun. Menurut pengertian baru ini, pada skala subatom, realitas bukan terbuat dari substansi yang padat, tetapi dari medan-medan potensialitas –mirip kumpulan sketsa atau gagasan kemungkinan suatu benda daripada benda itu sendiri. Sebuah partikel akan mengambil karakter sebuah “benda” material (dalam istilah para ilmuwan: sifat-sifat benda akan runtuh ke dalam satu keadaan tunggal) hanya ketika partikel itu diukur atau diamati.
Hal yang sungguh aneh itu adalah : penemuan bahwa tindakan pengamatan mempengaruhi perilaku partikel-partikel ini.
Setiap kali para ilmuwan mencari sebuah electron, sebuah electron akan muncul, tepat di tempat mereka mengharapkannya. Tidak menjadi masalah apakah seorang yang melakukan pengamatan itu adalah seorang ilmuwan atau supir bus. Malah sebenarnya, yang lebih aneh lagi, tidak lama kemudian ditemukan bahwa sekedar “niat” untuk mengukur partikel-partikel, bahkan tanpa melaksankan tindak pengukuran itu sendiri, tetap akan mempengaruhi partikel-partikel itu!
Tiba-tiba subjektivitas –tindak kesadaran atas sepotong “materi” – menjadi unsure esensial dalam sifat realtas.
MEDAN TITIK NOL
Ketika para ilmuwan melanjutkan penjelajahan mereka pada skala yang teramat kecil, akhirnya mereka menemukan diri memandangi sesuatu yang sungguh-sungguh membingungkan. Mereka menyebutnya medan titik nol (ZPF = zero point field), karena di tingkat yang paling kecil, rupanya hadir sejenis daya, bahkan pada suhu nol mutlak ketika semua bentuk energy yang kita kenal melenyap.
Di medan inilah hubungan instan ketertautan –fenomena aksi di kejauhan yang disebut menyeramkan oleh Einstein- mulai bias dipahami. Di sini di bawah tingkat energy itu sendiri, hadir sesuatu yang lebih besar lagi. Di tingkat ini, medan ini sudah bukan “energi” lagi, juga bukan sebuah ruang kosong. Para fisikawan menyadari bahwa medan ini paling tepat disebut sebagai sebuah medan informasi.
Dengan kata lain, samudera tunggal tempat energy muncul adalah sebuah lautan kesadaran murni. Dari lautan inilah materi muncul dalam lokalitas yang berkelompok di sana-sini. Sementara terbuat dari kesadaran, Materi dan Energi hanyalah dua bentuk yang diambil dari kesadaran.
Ervin Laszlo menyebut medan yang melandasi dan menghubungkan segala sesuatu ini sebagai medan A, sebagai penghormatan kepada konsep Veda kuno tentang catatan Akasha, suatu gudang nonfisik semua pengetahuan di semesta, termasuk semua pengalaman manusia. Psikolog Carl Jung menyebutnya “akal bawah sadar kolektif”. Teilhard de Chardin menyebutnya “noosphere (lingkungan akal)”. Rupert Sheldrake menyebutnya “medan morfogenetik”. Secara intuisi, kehadiran medan ini sudah dirasakan sejak ribuan tahun dan di sepanjang sejarah manusia medan ini telah disebut dengan banyak istilah serta penggambaran. Hanya pada beberapa decade terakhirlah ilmu pengetahuan bisa menjelaskan apa yang selama ini sudah kita rasakan, tetapi tidak pernah bisa menjelaskannya secara utuh.
Laszlo brekata “Orang purba tahu bahwa ruang tidaklah kosong; ruang adalah asal mula dan ingatan segala sesuatu yang ada dan pernah ada… [pemahaman ini] sekarang ditemukan kembali di garis depan ilmu pengetahuan [dan mulai menjadi] pilar utama gambar ilmu pengetahuan dunia pada abad kedua puluh satu. Ini akan sangat mengubah konsep tentang diri kita sendiri dan dunia”.
Sebenarnya, pemahaman ini telah sangat mengubah gambaran kita tentang diri kita sendiri dan dunia.

Senin, 22 Maret 2010

Ciri Organ Hati yang Kotor

Hati adalah organ yang vital dari tubuh dan perlu dijaga agar tetap sehat. Cari tahu ciri organ hati kotor dan makanan yang bisa menjadi pembersih hati untuk membantu detoksifikasi secara alami.
Membuat protein sintetis, detoksifikasi racun yang diserap oleh usus dan menghasilkan biokimia yang berperan untuk pencernaan merupakan fungsi penting hati.
Hati juga memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme kolesterol, menghasilkan gumpalan darah, menghilangkan kelebihan cairan empedu dari tubuh dan sebagainya.
Disfungsi hati dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius. Membersihkan hati dengan bantuan makanan pembersih hati dapat membuat fungsi hati tetap baik dengan kapasitas maksimum.
Infeksi oleh virus seperti hepatitis B, hepatitis C, penyakit metabolik, alkoholisme, deposisi besi yang berlebihan di sel-sel hati adalah beberapa penyebab kerusakan hati.
Cek terlebih dahulu hati Anda untuk melihat apakah ada gejala hati dalam kondisi buruk. Sehingga dapat membantu memutuskan apakah perlu membersihkan hati secara alami atau tidak.
Seperti dilansir dari buzzle, Sabtu (20/3/2010), orang yang memiliki hati tak sehat atau kotor menunjukkan gejala-gejala seperti berikut:

  1. Terdapat lingkaran gelap di bawah mata
  2. Buang air besar tidak teratur, biasanya tidak setiap hari
  3. Terjadi masalah pada kulit, seperti kulit kering, gatal, eksim, jerawat, psoriasis, dan lainnya
  4. Perut kembung, penuh gas dan terjadi gangguan percernaan setelah makan
  5. Menimbulkan bau badan dan mulut yang tidak enak
  6. Merasa lelah, lemah, lesu dan depresi
  7. Perut buncit


Orang dengan hati yang tidak sehat biasanya mengalami kelelahan dan rentan terhadap masalah-masalah pencernaan. Untuk menghindari penyakit hati berlemak atau gejala kegagalan hati, perlu dilakukan tindakan pencegahan. Membersihkan hati adalah tindakan pencegahan terbaik untuk menghindari masalah hati.
Membersihkan hati atau menyiram hati adalah prosedur sederhana yang dapat membantu meningkatkan kerja sistem pencernaan. Rasa sakit dan alergi dapat hilang setelah hati bersih.
Sebelum memulai program detoks hati, terlebih dahulu perlu dilakukan pembersihan usus besar. Jika bisa membuang zat-zat limbah dari tubuh, maka detoksifikasi hati akan bekerja dengan baik. Jika membersihkan usus besar tidak dilakukan sebelum detoksifikasi hati, orang bisa merasa lebih buruk dari sebelumnya dan dapat menyebabkan tekanan yang berlebihan pada hati.
Ingat, makanan yang digunakan untuk membersihkan hati harus makanan yang segar dan organik. Makanan pembersih hati yang alami dapat memberikan berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk keberhasilan detoksifikasi hati.
Antioksidan diperlukan untuk menghindari kerusakan pada hati. Jika ada kekhawatiran tentang detoksifikasi hati secara alami, dapat mengonsumsi makanan pembersih hati. Jus sayuran dan jus buah biasa digunakan sebagai minuman pembersihan hati.
Zat-zat dan makanan yang dibutuhkan sebagai pembersih hati antara lain:
1. Susu
2. Selenium
3. Beta karoten
4. Vitamin E
5. N-acetyl-cysteine (NAC)
6. Jahe, bawang putih
7. Beras coklat
8. Kacang-kacangan
9. Kacang merah
10. Jambu mete
11. Beras pasta
12. Vitamin B seperti riboflavin dan niacin
13. Buah yang mengandung vitamin C (anggur, lemon, jeruk)
14. Sayur-sayuran pembersih hati seperti brokoli, kembang kol, kubis Brussel, bawang, dan lobak).

Sumber : DetikHealth

Rabu, 10 Maret 2010

Yang Aneh antara A. Lincoln dan JF. Kennedy


Kalau kita mengamati sejarah Presiden AS Abraham Lincoln & John F. Kennedy ada persamaan yang lain, selain sama mati karena pembunuhan yaitu :

Abraham Lincoln masuk kongres tahun 1846..
John F. Kennedy masuk kongres tahun 1946..(seabad kemudian).

Abraham Lincoln terpilih jadi presiden tahun 1860.
John F. Kennedy terpilih jadi presiden tahun 1960..(seabad kemudian).

Keduanya sangat peduli hak-hak sipil.
Kedua istri mereka kehilangan anak saat di gedung putih..

Kedua presiden ditembak hari Jumat..
Kedua presiden ditembak di kepala..

Semakin aneh lagi nich..

Sekretaris Lincoln bernama Kennedy ..
Sekretaris Kennedy bernama Lincoln.

Keduanya dibunuh oleh orang dari daerah selatan.
Keduanya digantikan oleh orang selatan yg bernama Johnson.

Andrew Johnson, yg menggantikan Lincoln , lahir tahun 1808..
Lyndon Johnson, yg menggantikan Kennedy, lahir tahun 1908..(seabad kemudian).
John Wilkes Booth, yg membunuh Lincoln , lahir thn 1839..
Lee Harvey Oswald, yg membunuh Kennedy, lahir thn 1939..(seabad kemudian).

Tambah aneh yaaaa..
Lincoln ditembak di teater bernama 'Ford.'
Kennedy tertembak di mobil ' Lincoln ' dibuat oleh 'Ford.'

Lincoln tertembak di theater dan pembunuhnya bersembunyi di gudang.
Kennedy tertembak dari sebuah gudang dan pembunuhnya bersembunyi di theater.

Booth dan Oswal terbunuh sebelum diadili.

Dan tahu nggak.........HE5x......

Seminggu sebelum Lincoln tertembak, dia berada di Monroe , Maryland
Seminggu sebelum Kennedy tertembak, dia bersama Marilyn Monroe.

Selasa, 09 Februari 2010

Cara Memupuk Kecerdasan Otak ala Yahudi

oleh :  Hutamawuri

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.
Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"
Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius."
Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.
Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.
Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.
Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),"
ungkapnya.
Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.
Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.
Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).
Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.
Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.
Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.
Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !" katanya.
Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.
Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!
Anda terperanjat?
Itulah kenyataannya.
Kesimpulan pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?
Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.
Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.
Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.
Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi..
Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.
Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.
Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "Goblok!" kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
"Lihat saja Indonesia," katanya seperti dalam tulisan itu.
Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!
"Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?
sumber:
http://main.man3malang.com/index.php?name=News&file=article&sid=1818
http://www.facebook.com/notes/mahirrudin-alkhoir/yahudi-takut-para-hafidz-mujahid-kecil-palestina/217840483059

Galileo dan Gus Dur, Tokoh yang dilahirkan setiap 100 tahun sekali

Gus Dur dan Galileo
Walentina Waluyanti – Holland

Dia adalah guru yang meracuni pikiran muridnya, Andrea. Itulah tuduhan terhadap Galileo. Selain itu, Galileo juga dituduh menyebarkan pikiran sesat yang dianggap bertentangan dengan ajaran agama dan ajaran kitab suci. Sabda dalam kitab suci tidak mungkin salah karena bukankah kitab suci itu diturunkan Tuhan?
Galileo mengajarkan Andrea tentang teori heliosentris, yaitu bumi dan planet lain  berputar mengelilingi matahari. Sebelumnya teori ini juga pernah dilontarkan Nicolas Copernicus, walaupun teori ini belum bisa dibuktikan. Padahal gereja hanya mengakui teori geosentris, yaitu matahari beredar mengelilingi bumi. Ini berdasarkan penafsiran gereja terhadap isi kitab suci. Di abad 17 ketika itu siapapun harus menerima teori gereja dan kitab suci sebagai satu-satunya kebenaran. Karena itu Copernicus tidak berani terang-terangan vokal dengan teorinya bahwa teori gereja itu salah. Selain itu Copernicus juga belum bisa mendukung kebenaran teorinya itu dengan bukti pendukung. Beberapa tahun kemudian, Galileo akhirnya berhasil menyempurnakan teori heliosentris dari Copernicus itu dengan pembuktian empiris dan perhitungan akurat. Salah satunya melalui teleskop yang dibuatnya sendiri.
Ibu Andrea menguping apa yang diajarkan Galileo kepada anaknya, lalu melaporkan perbuatan Galileo itu pada pastor. Pastor melaporkan pada uskup. Lalu akhirnya berita itu sampai pada Paus. Galileo harus menerima hukuman! Karena telah berani menggunakan pikirannya sendiri. Padahal yang lebih benar dari pikiran manusia adalah ajaran agama! Tapi Galileo tetap konsisten dan tidak mau mengubah kebenaran yang diyakininya, walaupun ia dituduh melawan kitab suci. Begitulah inti cerita teks drama “Leben des Galilei” (Life of Galileo) yang ditulis oleh Bertolt Brecht, dramawan Jerman. Kisah ini ditulis berdasarkan kisah hidup Galileo Galilei, ilmuwan Italia yang lahir di Pisa, 15 Februari 1564.
Pikiran manusia memang justru sering ditiadakan oleh manusia sendiri. Pikiran manusia dianggap bisa mengandung pikiran iblis (walaupun tak selalu begitu). Karena itu kaum puritan menganggap, carilah kebenaran melalui kata demi kata di dalam kitab suci. Begitu sucinya ayat-ayat kitab suci itu bagi kaum puritan, sehingga pikiran dan akal budi manusia harus dikesampingkan.
Konsistensi Galileo terhadap kebenaran yang diyakininya mengingatkan pada konsistensi Gus Dur. Rasanya belum ada tokoh agama seperti Gus Dur yang berani konsisten dengan keyakinannya untuk menolak syariatisasi agama. Padahal Gus Dur tahu betul, keyakinannya itu mengundang caci maki dan antipati terhadap dirinya. Gus Dur lebih cenderung menekankan pada esensi ajaran agama. Bukan pada formalisasi dan kedangkalan pengideologian huruf demi huruf, kata demi kata dalam kitab suci. Hanya Gus Dur yang berani mengatakan begini.

Sampai akhir hayatnya Galileo konsisten tidak ingin mencabut teorinya, walaupun para pemuka gereja mengancamnya dengan hukuman. Padahal ketika itu bahkan ada yang mengusulkan hukuman penggal kepala buat Galileo. Tapi Galileo tak gentar. Ancaman pemuka agama tetap tak berhasil membuat Galileo mencabut pernyataannya bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.
Kebenaran adalah kebenaran, dan itu tetap diperjuangkan Galileo. Tidak perduli  hukuman apapun menghadang di depan matanya. Ya! Tapi kebenaran ala Galileo itu bertentangan dengan agama, gereja dan kitab suci! Begitu kata para pemuka agama yang saleh itu!
Galileo berpendapat bahwa ajaran kitab suci tidak salah. Yang salah adalah manusia yang menganggap dirinya benar karena merasa telah membaca dan  memahami isi kitab suci secara harafiah, atau kata demi kata. Kita sendiri melihat kenyataan di sekitar, orang-orang yang merasa memahami kitab suci tak jarang memperdebatkan keimanan yang sebenarnya tak perlu. Keimanan adalah jalan tak berujung menuju kebenaran. Perdebatan keimanan hanya membuat masing-masing pihak merasa sudah memiliki kebenaran, sehingga merasa tak perlu lagi melihat kebenaran lain.  Akhirnya menimbulkan situasi saling tidak suka, benci bahkan perang. Akibat yang malah menyimpang dari inti ajaran agama.
Bagi Galileo, pikiran, panca indra dan akal budi manusia juga diturunkan Tuhan pada manusia untuk menemukan sesuatu yang tidak diuraikan dalam kitab suci.

Apapun yang dikatakan Galileo, pikiran Galileo bagi agamawan hanyalah pikiran manusia biasa, bukan pikiran Tuhan. Kembali ke kitab suci! Begitu teriak agamawan.
Ajaran agama tidak perlu membutakan pikiran manusia seperti Galileo. Walaupun mata Gus Dur buta, tapi tidak ada yang mampu membutakan mata hati Gus Dur. Tidak diperdulikannya tuduhan murtad dan kafir terhadap dirinya. Sampai akhir hayatnya dia tetap konsisten dengan kebenaran yang diyakininya. Yaitu pentingnya moderatisasi dan toleransi beragama tanpa melupakan substansi ajaran agama.
Galileo dan Gus Dur adalah figur-figur yang tidak terjebak pada pemberhalaan kata “suci” dalam kata kitab suci. Mereka tetap konsisten dan konsekuen dengan segala risiko yang dihadapi. Galileo dikenakan tahanan rumah karena tetap tidak mau mengakui teori agama yang jelas dibuktikannya salah. Kebenaran tetap tak bisa dibungkam. Akhirnya 350 tahun sesudah kematian Galileo, tanggal 31 Oktober 1992 Paus Johannes Paulus mengakui kebenaran teori Galileo.
Gus Dur sendiri kerap menerima ancaman pembunuhan akibat pemikiran-pemikirannya. Tapi sampai akhir hayatnya Gus Dur tetap konsisten dengan pemikirannya tentang bagaimana merealisasikan hidup rukun antar umat yang berbeda agama. Dia tetap kukuh menolak syariatisasi dan formalisasi agama secara kaku. Kapankah pemikiran-pemikiran Gus Dur tentang toleransi, pluralisme dan moderatisasi agama akan diakui kebenarannya oleh umat? Wait and see! Mungkinkah pemikiran Gus Dur saat ini masih melampaui jamannya?
Memperjuangkan kebenaran memang terkadang harus berani menghadapi risiko dibenci dan dikucilkan lingkungan, pergaulan bahkan teman-teman.
Keimanan Gus Dur dan keimanan Galileo tetap tidak kebablasan, seperti kutipan sepotong kisah sufi di bawah ini:
Di sebuah kampung, tinggal seorang yang baik dan disayangi oleh warga. Tapi akibat kehadiran orang baik ini,  terjadi sesuatu yang mengancam keselamatan kampung. Singkatnya, orang baik itu harus disingkirkan. Kepala kampung dan  pemuka agama bermusyawarah untuk mencari pemecahan masalah. Dan yang cuma bisa menyelesaikan masalah hanyalah kitab suci sebagai satu-satunya sumber kebenaran. Begitu pendapat mereka.  Maka pemecahan pun didapat melalui kitab suci. Di dalam kitab suci, ada ayat yang mengatakan: “Lebih baik satu orang mati daripada seluruh bangsa”. Pemecahan pun disepakati. Orang baik itu harus dibunuh. Walaupun orang baik itu sudah minta ampun dan minta dikasihani tetap saja orang baik itu dibunuh. Ketika beberapa tahun kemudian Nabi mengunjungi tempat itu dan bertanya kepada kepala kampung dan pemuka agama, “Apa yang kalian lakukan terhadap orang baik yang dikirim Tuhan untuk menyelamatkan kampung ini?”. Kepala kampung dan pemuka agama menerangkan bahwa mereka harus membunuh orang baik itu, karena begitulah kebenaran yang diterangkan kitab suci”.
Nabi menjawab, “Sayang sekali. Kalian tidak bisa melihat kebenaran lain di luar kitab suci, yang juga diajarkan kitab suci. Dan kebenaran itu ada di cahaya mata orang baik yang kalian bunuh itu”.

Kepercayaan yang kaku terhadap kitab suci, bisa membelokkan inti kebenaran.
Gus Dur dan Galileo adalah potret orang-orang beriman yang menyadari bahwa point utama perjuangan agama bukanlah untuk agama itu sendiri. Karena mereka tahu,  kesucian ajaran agama seharusnya ditujukan untuk kemaslahatan hidup umat manusia.
Kesamaan Gus Dur dan Galileo adalah: mereka melihat ajaran agama bukan pada  pernyataan tentang realitas, tapi  pada pedoman menuju realitas.

Walentina Waluyanti

Nederland, 10 Januari 2010

Rabu, 03 Februari 2010

Manfaat Wortel

wortel Wortel adalah makanan yang biasa kita konsumsi sehari-hari, dengan warnanya yang menonjol meran atau orange sering mempercantik hidangan dihadapan kita. Selain bisa disantap dengan begitu saja, Wortel biasanya dimasak untuk sup, tumisan dan untuk minuman dengan di jus atau dbuat keripik, cake dan muffin wortel.

Dengan melihat warnanya wortel kaya akan vit. A, disamping itu mengandung serat, gula, karoten, potasium, dan magnesium. Dipasar dapat kita jumpai wortel dengan berbagai warna yaitu orange, putih, ungu, kuning dan maron.

Warna wortel menunjukkan manfaat yang beragam. Wortel Orange yang biasa kita konsumsi mengandung vit. A untuk kesehatan mata dismping itu mengandung beta dan Alpha Karoten untuk kekebalan tubuh.  Wortel warna orange. Wortel warna orange banyak dikonsumsi di Indonesia.

Wortel warna Ungu bermanfaat menangkal serangan jantung, stroke dan antioksidan yang mampu memerangi radikal bebas karena kandunan pigmen anthocyacanin, beta dan alpha karoten. Wortel warna ungu dijumpai di Afghanistan, Turki dan Timur Tengah

Wortel warna merah banyak mengandung vit. A mampu menanggulangi gejala kanker prostat karena kandungan lycopene dan beta karoten. Wortel merah banyak dijumpai dikawasan India, Jepang dan Cina.

Wortel Kuning jamak dijumpai di Afghanistan, Turki dan Timur Tengah, dikonsumsi karena menyehatkan mata dan mencegah kanker karena mengandung xantophylis  dan lutein. Sedang Wortel Putih memang tidak memiliki pigmen warna tapi mengandung serat yang menyokong kesehatan.

Demikianlah sekedar info mengenai Wortel yang berwarna-warni dan manfaatnya.