Jumat, 08 Januari 2010
Senin, 21 Desember 2009
Khasiat Buah Pare
Pare tergolong tanaman semak semusim, yang hidupnya menjalar atau merambat, dengan sulur berbentuk spiral. Daunnya tunggal, berbulu, berbentuk lekuk tangan, dan bertangkai sepanjang 10 cm. Bunganya berwarna kuning-muda. Batangnya masif mempunyai rusuk lima, berbulu agak kasar ketika masih muda, namun setelah tua gundul, warna hijau. Buahnya buni, bulat telur memanjang, warna hijau, kuning sampai jingga, dan rasanya pahit. Biji keras, warna cokelat kekuningan.
Tanaman satu ini terkenal karena buahnya yang pahit. Toh, meski pahit, tanaman pare ternyata memiliki banyak khasiat. Tanaman satu ini memang pahit. Tapi, di balik rasa pahit itu ternyata tersimpan sejuta manfaat untuk kesehatan. Coba perhatikan kandungan kimia yang terdapat pada tanaman pare. Buahnya mengandung albiminoid, karbohidrat, dan zat warna, daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin, dan minyak lemak, sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.
Tanaman pare (Momordica charabtia) berasal dari kawasan Asia Tropis, namun belum dipastikan sejak kapan tanaman ini masuk ke wilayah Indonesia. Saat ini tanaman pare sudah dibudidayakan di berbagai daerah di wilayah Nusantara. Umumnya, pembudidayaan dilakukan sebagai usaha sampingan. Pare ditanam di lahan pekarangan, atau tegalan, atau di sawah bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau.
Khasiat Buah
1. Disentri
Sediakan 2 buah pare segar, cuci lalu potong-potong. Tambahkan seperempat gelas air bersih, lalu diblender. Seduh dan peras. Silakan diminum 2 kali sehari.
2. Kencing Manis
Ambil 2 buah pare, cuci dan lumatkan. Tambahkan setengah gelas air bersih. Aduk dan peras. Minum sehari sebanyak 1 ramuan. Diulang selama 2 minggu.
3. Penambah ASI
Ambil 1 buah pare, cuci bersih, lalu rebus beberapa menit. Dipakai sebagai lalap.
4. Bisul
Buah pare dipakai sebagai obat luar. Ambil 1 buah segar lantas dilumatkan. Borehkan pada bagian yang terkenal bisul.
5. Bronkhitis
Sediakan 2-3 buah pare, lalu diambil sarinya. Berikan 1 sendok makan madu. Minum sekali sehari. Lakukan selama 3 bulan. Resep ini juga baik untuk menyembuhkan anemia, radang perut, sakit pada hati, nyeri haid, reumatik, dan melangsingkan tubuh.
Khasiat Daun
1. Bisul dan cacing kremi
Sediakan 1 genggam daun segar, diberi seperempat cangkir air bersih, lalu blender. Saring dengan kain kasa. Jika perlu, tambahkan sedikit garam, gula aren secukupnya, dan jeruk nipis. Minum sekali sehari seperempat cangkir. Lakukan selama 1 minggu.
2. Demam nifas
Ambil 3 daun pare segar, cuci bersih, dan lumatkan. Tambahkan segelas air dan sedikit garam, lalu seduh. Peras dan saring, lalu minum 2 kali sehari sebanyak setengah gelas.
3. Penambah ASI
Sediakan 2 daun pare lalu panaskan beberapa saat. Kompreskan pada payudara.
4. Sakit pada hati
Sediakan 6 gram daun pare segar, 5 gram rimpang temulawak, dan 110 ml air. Didihkan semua bahan selama 15 menit, lalu saring dengan kain kasa, dan peras. Minumlah sekali sehari. Ulangi selama 2 minggu.
5. Rambut Subur
Ambil beberapa helai daun pare segar, cuci bersih lalu remas-remas. Cukup dioleskan ke kulit kepala anak.
6. Batuk
Pilihlah 7 daun pare segar, lantas seduh dengan 2 sendok makan air bersih. Setelah itu, peras dan saring. Minum 2 kali sehari.
7. Bekas luka
Cuci bersih segenggam daun pare segar, lalu lumatkan. Tambahkan air panas sedikit, lalu peras. Campur air perasan dengan 2 sendok makan tepung beras, lalu aduk sampai merata. Borehkan pada bagian bekas luka setiap hari.
8. Wasir
Ambil 5 daun pare segar, tambahkan seperempat gelas air, didihkan dan peras. Ambil 3 sendok air perasan ini, lalu dicampur dengan segelas yoghurt cair. Minum setiap pagi.
9. Kemandulan
Sediakan 27 gram sari daun pare segar, 7 butir lada hitam, 3 siung bawang putih, dan 27 gram gula jawa. Semua bahan dilumatkan, lalu tambahkan segelas air bersih. Didihkan dan peras. Minum air perasan setiap hari selama 3-4 bulan.
10. Penyakit kulit
Buatlah 1 cangkir sari daun pare. Caranya, ambil 3 helai daun pare ditambah satu setengah cangkir air. Didihkan dan peras. Campur air perasan berupa sari ini dengan sesendok air jeruk. Minum sekali sehari.
11. Rabun malam
Sari daun pare dioleskan di sekitar mata.
Khasiat Akar
1. Disentri Amoeba
Ambil segenggam akar pare, tambahkan segelas air bersih. Didihkan dan peras. Minum sekali sehari.
2. Ambeien
Ambil akar pare, cuci bersih, lantas lumatkan. Oleskan ramuan ini pada ambeien.
Kencing Nanah dan SipilisGunakan enam lembar daun pare ditambah dua jari akar jayanti, dua jari kulit kamboja, satu jari rimpang temulawak serta tiga jari gula enau. Bahan-bahan tersebut dicuci, lalu dipotong-potong kemudian direbus dengan empat gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring kemudian minum tiga kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas. Untuk pengobatan Sipilis temulawak diganti dengan brotowali.Kencing Manis200 gram buah pare yang telah dicuci diiris tipis-tipis. Rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Minum air rebusan tersebut setiap hari. Sedangkan bagi penderita disentri amuba dan diare, rebus 300 gram akar pare yang telah dicuci lalu potong-potong. Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas lalu minum. Dapat pula ditambahkan gula bila suka.Impoten
Gunakan biji pare yang telah disangrai hingga kering lalu tumbuk halus. Ambil 10 gram bubuknya lalu tambahkan sedikit air matang dan dua sendok makan madu. Minum tiga kali sehari.
Minggu, 13 Desember 2009
Berpikir Positif
Suasana hati Anda tidak menyenangkan? Tak usah khawatir. Sebab itu justru baik bagi kesehatan. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Australian Science edisi November-Desember 2009 ini, ditemukan bahwa kesedihan dapat membuat orang mudah dibohongi. Nah, hal itulah yang dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk menilai orang lain dan juga meningkatkan memori atau ingatan.
Penelitian yang ditulis Professor Joseph Forgas dari University of New South Wales itu menunjukkan bahwa orang-orang dalam suasana hati negatif akan lebih kritis. Mereka, menurut Forgas, juga lebih perhatian pada lingkungan daripada orang-orangyang bahagia. Orang-orang dengan suasana hati yang nyaman cenderung lebih percaya pada apa saja yang sedang diberitahukan pada mereka.
"Suasana hati positif akan mempromosikan kreatifitas, fleksibilitas, kerja sama. Sementara suasana hati negatif akan memicu pada lebih perhatiandan berpikir lebih hati-hati kepada dunia luar," ujar Forgas, seperti dikutip Reuters. Penelitian Forges itu menunjukkan bahwa kesedihan akan mempromosikan strategi pengolahan informasiyang paling cocok untuk menghadapi situasi yang lebih menuntut.
Untuk penelitian ini, Forgas dan timnya melakukan beberapa percobaan yang dimulai dengan mendorong suasana hati gembira atau sedih terhadap subyek. Penelitian itu dilakukan dengan memberikan tontonan filmdan mengingat peristiwa positif atau negatif.
Dalam sebuah percobaan, peserta yang bahagia dan sedih diminta untuk menilai kebenaran mitos dan rumor perkotaan. Orang-orang dalam suasana hati negatif cenderung kurang percaya pernyataan-pernyataan ini. Dan mereka cenderung tidak membuat kesalahan ketika diminta untuk mengingat sebuah peristiwa yang disaksikan.
Penelitian ini juga menemukan bahwa orang-orang menyedihkan lebih baik pada keadaan kasus mereka melalui argumen tulisan. Forgas menunjukkan bahwa suasana hati agak negatif sebenarnya dapat menaikkan kenyataan, akomodatifdan akhirnya lebih sukses dalam gaya komunikasi.
"Orang-orang dalam suasana hati negatif tidak mudah menghakimi kesalahan. Mereka lebih tahan terhadap distorsi saksi mata dan lebih baik dalam menghasilkan kualitas tinggi, pesan persuasif yang efektif," kata dia.
Selasa, 10 November 2009
Efek Minuman Berenergi
Apa yang akan Anda lakukan jika berada dalam suasana yang sangat panas dan melelahkan? Hampir dapat dipastikan, jawabannya adalah meneguk minuman yang segar, dingin dan mampu memulihkan energi. Salah satu dari jenis minuman yang sangat populer untuk mengusir dahaga dan sekaligus memberi kenikmatan yang luar biasa adalah minuman berenergi yang belakangan marak diperdagangkan. Apabila Anda menyukainya, Anda tidak sendiri karena jutaan masyarakat dunia juga menyukainya.
Komposisi minuman ini hampir sama dengan minuman ringan lainnya, hanya saja ditambah dengan sedikit vitamin. Secara umum, minuman ini terdiri atas 90 persen air dan sisanya merupakan kombinasi dan pemanis buatan, gas C02, pencita rasa, pewarna, asam fosfat, kafein, dan beberapa mineral, terutama aluminium. Hal yang paling mendasari kesukaan konsumen terhadap minuman ringan adalah rasanya yang manis dan efeknya yang menyegarkan.
Rasa manis selalu memiliki makna tersembunyi, yaitu kadar gula dan kandungan energi. Dampak bahan-bahan aditif juga harus diperhatikan. Di balik kesederhanaan komposisinya, banyak hal yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Dampak tersebut mungkin memang tidak seketika, tetapi akan dirasakan di masa mendatang apabila konsumsinya rutin dan berlebih.
Minuman ringan merupakan sumber tunggal penyumbang gula terbesar dalam susunan menu masyarakat Barat. Menurut Jacobson (2003), rasa manis yang terdapat di dalam sekaleng minuman ringan setara dengan tujuh sendok teh gula pasir. Menurut survei tahun 1997, 44 persen populasi anak laki-laki di AS mengasup hampir 34 sendok teh gula setiap hari akibat konsumsi minuman ringan. Sebaliknya, 40 persen anak perempuan mengasup 24 sendok teh gula per harinya, juga karena konsumsi minuman ringan.
Bila dihitung sumbangan energinya, berarti seorang anak laki-laki mengonsumsi 2.750 kilo kalori per hari, sedangkan anak perempuan sekitar 1.850 kalori per hari hanya dari minuman ringan. Padahal, menurut USDA, konsumsi gula harian yang normal hanya memberikan energi sebesar 1.600 kilo kalori.
Penyakit Jantung
Komposisi minuman ringan telah menimbulkan banyak pertanyaan tentang dampak kesehatan masyarakat di masa mendatang. Beberapa penelitian menunjukkan, minuman ringan merupakan biang keladi dari obesitas, osteoporosis, kerusakan gigi, penyakit jantung, batu ginjal, dan berbagai penyakit lainnya.
Obesitas
Obesitas merupakan penyakit kelebihan berat badan minimal 75 persen dari berat ideal. Obesitas merupakan faktor utama penyebab meningkatnya risiko diabetes, terutama diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Kegemukan yang berlebih juga mendatangkan penyakit psikologis dan sosial yang cukup parah. Penyebab utama obesitas adalah konsumsi makanan yang berlebihan, tanpa diimbangi aktivitas fisik dan olahraga. Konsumsi makanan yang berlebihan menyumbangkan banyak sekali energi (yang tidak berguna) ke dalam tubuh. Penyebab obesitas lainnya adalah karena keturunan (genetik).
Minuman ringan yang manis menyumbang sejumlah energi yang tidak dibutuhkan tubuh. Minuman ringan bertanggung jawab terhadap kelebihan asupan energi yang dapat menyebabkan obesitas. Sebuah penelitian menyebutkan, risiko obesitas yang dihasilkan minuman ringan lebih banyak menyerang anak-anak dan remaja, terutama laki-laki, daripada orang dewasa.
Kesehatan Tulang Dan Osteoporosis
Kebiasaan mengonsumsi minuman ringan menyebabkan jumlah konsumsi jenis minuman lainnya menurun, seperti konsumsi air dan susu. Hal ini menyebabkan konsumen minuman ringan kurang mendapat asupan kalsium.
Asupan kalsium yang rendah dapat menyebabkan dekalsifikasi tulang, tulang rapuh, dan akhirnya dapat berkembang menjadi osteoporosis. Hal ini sangat mengkhawatirkan, terutama bagi kaum wanita, karena apabila konsumen minuman ringan wanita memasuki masa menopause, asupan kalsium menjadi minim sekali. Kondisi ini dapat memacu terjadinya osteoporosis dalam waktu lebih cepat.
Minggu, 27 September 2009
Menanti Google Chrome OS

Sabtu, 19 September 2009
Google Translate
Caranya adalah dengan mengcopy paste alamat web hasil pencarian anda ke kolom translate.
Jadwal dan Tarip Kereta Api
Minggu, 13 September 2009
Diet Gol. Darah B
Perlu diketahui bahwa pada mulanya golongan darah manusia pada adalah O namun karena manusia bermigrasi ke berbagai tempat didunia kemudian menemui tantangan alam dan lingkungan yang berbeda, dan karena keadaan alam maka konsumsi makanannya yang berbeda dan untuk tetap servive sesuai dengan lingkungannya, maka kemudian darah menyesuaikan diri dengan lingkungannya maka goloangan darah manusia mengalami perbedaan.
Kunci Diet gol. darah B adalah keseimbangan dan variasi yaitu kesimbangan antara konsumsi daging dan sayuran. Jika anda menjalani diet ini maka akan dapat mengandalikan berat badan dan mencegah penyakit-penyakit berat yang lazim pada zaman modern yaitu jantung dan kanker.
Kelebiha gol. darah ini adalah memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat bagus, sehingga mampu menyesuaikan dengan lingkungan dan pola makan. selain itu gol darah ini memiliki sistem saraf yang seimbang. Dan yang menggembirakan adalah gol darah ini tidak memiliki kelemahan yang berarti, tapi kalau pola seimbang antara daging dan sayuran tidak diterapkan maka anda bisa saja mengidap penyakit autoimun yang langka seperti lupus, alzheimer dan multiple sclerosis, seperti pelawak pepeng.
Daftar Makanan yang dianjurkan :
- Daging : Sapi, Kambing, kelinci, domba, rusa, hati, kalkun.
- Hasil Laut : Kavier, ikan kod, makarel, hering, cumi, salem, sardin, kerang abalon, ikan mas, bluefish, snapper merah, hiu, tuna.
- Telur dan Susu : telur ayam, yoghurt, keju feta, mentega, kasein, keju mozarella, es krim, susu kambing ,susu sapi, minuman sherbet, kerju permesan, keju edam.
- Minyak : minyak zaitun, hati ikan kod, minyak gandum, minyak evening primerose.
- Sayur-sayuran : kubis, terung, ubi., bit, brokoli, kembang kol, wortel, asparagus, bawang merah dan putih, bayam, cabai, lobak, mentimun, rebung, sawi, selada, seledri, talas.
- Kacang-kacangan : Kacang brasil, kacang merah, kacang putih, kenari, almond, kacang pecan, buncis.
- Buah-buahan : mangga, melon, pepaya, pisang, anggur, kranberi, nanas, plum, semangka, apel, bluberry, sukun, cerry, jambu biji, mangga, persik, kismis, kiwi, kurma, pir, prune, rasberi, strawberry.
- Rempah-rempah : Jahe, adas manis, kunyit, asam jawa, pala, cengkeh, cuka, daun salam, lada, madu, oregano, panili, paprika, ragi, kemangi, fruktosa, jinten, kapulaga, ketumbar.
- Produk Gandum : bubur oat, kulit beras, suusu beras, beras, granola, quinoa, tepung beras, gandum.
Daftar Makanan yang dilarang :
- Daging : Ayam, bebek, daging asap, angsa, belibis, ham, penyu.
- Hasil Laut : lobster, kepiting, belut, kodok, remis, gurita, tiram, udang, siput, Ikan Trot, penyu, ikan ekor kuning, salem.
- Telur dan Susu : keju, Telur Bebek, Telur angsa, telur puyuh, es krim.
- Minyak : Minyak kelapa, minyak kanola, minyak Kedelai, Minyak Bunga Matahari, Minyak kastor, minyak jagung, minyak biji kapas, minyak kacang tanah, minyak wijen.
- Sayur-sayuran : kecambah, tomat, waluh, zaitun.
- Kacang-kacangan : Kacang Tanah , biji labu, kenari, wijen, biji bunga matahari, kacang kedelai, susu kedelai, tempe, tahu, kacang hitam, sereal.
- Buah-buahan : pir, pare, kelapa, kesemek, delima, belimbing.
- Rempah-rempah : kayu manis, aspartam, gelatin, kecap, lada, MSG, sukanat.
- Produk Gandum : Jagung, sereal, berondong, beras, gandum hitam, sorghum, tapioka, kulit gandum, gandum.
Sabtu, 12 September 2009
Diet Gol. Darah A
Dengan mengetahui Karakteristik, kelebihan dan kelamahan Gol Darah kita maka diharapkan kita dapat menyesuaikan diri dalam pola hidup seperti makanan, olah raga dll agar dapat menjaga kesehatan kita sehingga kita dapat survivel dalam hidup ini.
Karakteristik Gol. darah A adalah sangat kental sehingga lambat beredar yang mengakibatkan menumpuknya kotoran di dinding Arteri. Oleh karena itu sebaiknya memilih gaya hidup Vegetarian.
Kelebihan Gol darah ini bisa beradaptasi dengan berbagai makanan dan lingkungan, selain itu sistem tubuhnya dirancang untuk metabolisme dan mampu menyimpan nutrisi secara efisien.
Kelemahan Gol darah A adalah sulit mencerna dan memetabolisme protein dengan baik, bukan hanya itu sistem kekebalan tubuhnya mudah diserang mikro organisme.
Kondisi-kondisi diatas maka orang dengan gol darah A memiliki risiko terbesar atas penyakit pembuluh darah seperti : Jantung Koroner, Stroke dan penyakit serius lainnya seperti Kanker (Lambung, usu, hati), hati, empedu dan anemia.
Makanan yang Dianjurkan :
- Daging : Ayam, Kalkun, Burung Darah
- Hasil Laut : Ikan Mas, Makarel, Salem, Snapper Merah, Siput, Tuna, Ekor Kuning, Ikan Trot, Kerang Abalon.
- Telur dan Susu : Telur Ayam, Telur Bebek, Telur Puyuh, Susu kambing, Kefir, Keju Feta, Yogurt, Keju Mozarella.
- Minyak : Minyak Zaitun, Minyak Kenari, Minyak Kanola, Minyak Hati ikan Cod, Minyak Wijen, Minyak Kedelai, Minyak Bunga Matahari, Minyak biji Gandum.
- Sayur-sayuran : Bawang Bombay, Bawang Peral, Bawang Putih, Bayam, bit, brokoli, daun peterseli, lobak, seledri, waluh wortel, asparagus, bawang merah kubis, mentimun, rebung bambu, Kol, sawi dan selada air.
- Kacang-kacangan : Kacang Tanah , biji labu, kenari, kacang mentega, pecan, almon, wijen, biji bunga matahari, kacang buncis, kedelai, susu kedelai, tempe, tahu, kacang kapri.
- Buah-buahan : aprikot, blueberry, jeruk, nanas, plum, anggur, apel, blimbing, blewah, sukun, delima, jambu biji, kesemek, kismis, kiwi, kurma, merlin, persik, pir, semangka, strowberry.
- Rempah-rempah : Kunyit, kecap, jahe, asam, adas, ketumbar, kucal, pala, cengkeh, ketumbar, daun salam, oregona, kapulaga, kayu manis.
Makanan Yang Dilarang :
- Daging : Sapi, Bebek, Kambing, angsa, kelinci, penyu, rusa.
- Hasil Laut : Kavier, hering, lobster, remis, gurita, kepiting, belut, kodok, tiram, udang, cumi.
- Telur dan Susu : mentega, kasein, keju, es krim, susu sapi, minuman sherbet.
- Minyak : minyak kelapa, minyak jagung, minyak biji kapas, minyak kastor.
- Sayur-sayuran : Jamur Shitake, kentang, kubis, terung, tomat, ubi.
- Kacang-kacangan : Kacang brasil, mete, kacang tembaga, kacang merah, kacang tamarind.
- Buah-buahan : Jeruk, Kelapa, mangga, melon, pare, pepaya, pisang.
- Rempah-rempah : Gelatin, cuka, sukanat, lada, aspartam, bubuk pedas.